AJI Jakarta Gelar Pesta Media Kembali, Mengedepankan Kebebasan Pers dan Mendukung Kesejahteraan Lingkungan

AJI Jakarta Gelar Pesta Media Kembali, Mengedepankan Kebebasan Pers dan Mendukung Kesejahteraan Lingkungan

Sumber gambar: Dok/LPMProgress/SyahrioPutranthoRamadhan

 

 

LPM Progress — Sabtu (11/04), telah berlangsung kegiatan Pesta Media yang dilaksanakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Pelbagai kegiatan menghiasi acara Pesta Media, seperti talkshow, pameran foto, juga diisi hiburan seperti pentas musik. Acara ini berfokus pada beberapa isu, seperti krisis iklim, hingga pengaruh teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam ekosistem pers. Pemilihan topik ini didasari permasalahan krisis iklim internasional dan peran jurnalisme sebagai salah satu pihak yang berkontribusi untuk meningkatkan kesadaran terkait permasalahan tersebut. 

 

Dalam kegiatan ini, AJI Jakarta bekerja sama dengan beberapa media baik nasional atau internasional, Civil Society Organization (CSO), dan Universitas. Selain itu, turut menggandeng kelompok masyarakat adat, diantaranya masyarakat Papua dan Sorong. Acara ini dilaksanakan selama 2 hari, mulai tanggal 11 - 12 April 2025. Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan beberapa acara talkshow yang berlangsung di tiga tempat sekaligus, diantaranya Teater Wahyu Sihombing, Selasar Promenade, dan Studio Tari Tradisi. 

 

Beberapa kegiatan yang dilakukan diantaranya talkshow Lensa Terpinggirkan: Suara Jurnalis Perempuan dalam Krisis Iklim dan Kelompok Rentan; 10 Tahun Perjalanan YIARI: Mengungkap dan Melawan Perdagangan Ilegal Kukang di Indonesia; The Power of StoryTelling in Personal Branding; Terlena Ringkasan Berita Hasil AI: Apakah Berita di Situs Media Bakal Tetap Laku?; Suara Perempuan Adat, Masa Depan Hutan Papua dari Cerita ke Kemungkinan: Meliput Papua secara Konstruktif; Ketergantungan Batubara dan Tantangan Transformasi Ekonomi Daerah; Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah menuju Sistem Zero Waste; Hak Konstitusional atas Lingkungan Sehat; Tur Pameran Foto "Lensa Media"; serta ditutup dengan penampilan musik dan seni.

 

Irsyan Hasyim, selaku Ketua AJI Jakarta menyebut bahwa permasalahan krisis iklim harus dibenahi dengan kolaborasi pelbagai pihak. Menurutnya, jurnalis dan Civil Society Organization (CSO) harus bisa berkolaborasi bersama untuk menciptakan kesadaran terkait masalah yang sedang dihadapi dunia internasional belakangan waktu, yakni krisis iklim. 

 

"Krisis iklim itu nggak bisa udah di depan mata. Apa yang harus dilakukan? Jurnalis nggak bisa bergerak sendiri. CSO-CSO lingkungan nggak bisa bergerak sendiri. Negara, pemerintah nggak bisa bergerak sendiri. Makanya kami mencoba menyatukan dengan kolaborasi," jelas Irsyan saat diwawancarai di TIM, (11/04).

 

Pesta Media terakhir dilaksanakan pada tahun 2012, sempat dijadwalkan akan ada pada tahun 2020, namun karena Pandemi Covid 19 walhasil ditunda.

 

Irsyan juga berharap kegiatan Pesta Media ini tidak hanya dibaca sebagai seremonial  biasa, namun lebih jauh dari itu, seperti kesadaran akan manajemen event yang juga memperhatikan kesadaran lingkungan, juga berharap menjadi tempat kolaborasi pelbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran mengenai ekosistem pers, hingga krisis iklim. 

 

"harapannya sebenarnya komunikasi dengan semua pihak itu tetap berjalan, hal-hal yang meaning seperti panduan untuk pengurangan plastik," pungkas Irsyan.



 

Wartawan: Rahmala Aulia Nisa dan Syahrio Putrantho Ramadhan 

Penulis: Rahmala Aulia Nisa

Editor: Malaika Putra Aryanto